Muhammad Habibi Muhammad Habibi
Ads go here

Setelah Kampanye Selesai, Sumbangan Membuka Pintu

Setelah Kampanye Selesai, Sumbangan Membuka Pintu
Daftar isi

Eksperimen permintaan pertemuan menunjukkan bahwa menyebut status penyumbang kampanye membuka akses ke pejabat lebih senior. Temuan itu menyoroti ketimpangan kesempatan didengar, tanpa langsung membuktikan pembelian keputusan kebijakan.

Sesudah baliho diturunkan, hubungan uang dan kekuasaan belum tentu selesai. Pengaruh dapat muncul ketika seseorang meminta waktu untuk membicarakan kebijakan: siapa yang menemuinya dan seberapa dekat orang itu dengan pengambil keputusan?

Diterima staf pelayanan warga dan bertemu pimpinan kantor sama-sama disebut pertemuan, tetapi keduanya memberi kesempatan berbeda untuk membawa suatu agenda.

Joshua Kalla dan David Broockman membawa pertanyaan itu ke lapangan. Dalam penelitian yang masuk edisi American Journal of Political Science pada 2016, mereka bekerja sama dengan sebuah organisasi untuk meminta pertemuan kepada kantor anggota Kongres Amerika Serikat. Perubahan kecil pada pesan permintaan ternyata cukup untuk mengubah tingkat akses yang diperoleh.

Mengapa hubungan uang dan akses sulit dibuktikan

Penyumbang dan politisi bisa sudah memiliki pandangan yang sama sebelum uang diberikan. Jika mereka lebih sering bertemu, kedekatan pandangan itu mungkin ikut menjelaskan aksesnya.

Untuk mengisolasi pengaruh status penyumbang, peneliti perlu membandingkan permintaan serupa yang hanya berbeda pada informasi tentang status tersebut.

Kalla dan Broockman mengacak apakah pesan menyebut calon peserta sebagai penyumbang kampanye. Mereka tidak membagikan uang kepada politisi atau mengacak besarnya sumbangan.

Orangnya sama-sama penyumbang, pesannya berbeda

Peneliti bekerja sama dengan CREDO Action, sebuah organisasi politik liberal di Amerika Serikat. Organisasi itu sedang mencari dukungan untuk rancangan undang-undang yang melarang suatu bahan kimia. Sampelnya mencakup 191 kantor anggota dari satu partai politik yang belum ikut menjadi pengusul rancangan tersebut.

Di tiap wilayah pemilihan, organisasi menyiapkan sekitar selusin anggota yang pernah menyumbang kampanye dan bersedia mengikuti pertemuan. Semua calon peserta adalah warga setempat sekaligus penyumbang. Pada satu kelompok kantor, pesan menyebut mereka sebagai warga setempat. Pada kelompok lainnya, pesan mengungkapkan bahwa mereka merupakan penyumbang kampanye setempat.

01 · Bandingkan rancangan

Satu informasi yang diganti

Ganti cara calon peserta diperkenalkan. Permintaan, isu, waktu yang diminta, dan status peserta yang sebenarnya tetap sama.

Parafrasa untuk menjelaskan eksperimen
Permintaan pertemuan± 30 menit
Pertemuan dengan warga setempat mengenai rancangan undang-undang

Sekitar selusin anggota organisasi kami ingin bertemu untuk menyampaikan pandangan mengenai rancangan undang-undang ini. Mereka tinggal di wilayah pemilihan Anda dan meminta waktu sekitar 30 menit.

Jika anggota Kongres berhalangan, kami berharap dapat bertemu staf yang menangani persoalan ini.

Identitas peserta dan riwayat sumbangan tidak diberikan sebelumnya.
127 kantorStatus tidak disebut
64 kantorStatus disebut
KeduanyaCalon peserta pernah menyumbang
Apa tepatnya yang diacak?

64 blok semula masing-masing tiga kantor; satu kantor per blok mendapat kondisi pengungkapan. Satu kantor kontrol dikeluarkan sebelum pengukuran hasil karena salah alamat email, sehingga jumlah akhir 191.

Unit pengacakan adalah kantor anggota Kongres. Pemilihan kelompok mempertimbangkan kemiripan kantor melalui blok. Pesan asli mengubah beberapa penyebutan status pada subjek dan isi email; visual ini merangkum perubahan tersebut dalam bahasa Indonesia.

Rancangan penelitian, halaman manuskrip 13–22. Ini bukan perbandingan orang yang menyumbang dengan orang yang tidak menyumbang, dan bukan contoh pemberian uang kepada politisi.

Selain penyebutan itu, permintaannya dijaga serupa. Peserta ingin menyampaikan pandangan mengenai rancangan yang sama, dengan permintaan waktu sekitar 30 menit. Pesan tidak menyatakan bahwa mereka pernah menyumbang kepada politisi yang sedang dihubungi. Nama peserta dan riwayat sumbangan masing-masing juga tidak diberikan sebelumnya.

Pelaksanaan berlangsung pada Juni sampai Agustus 2013. Organisasi memakai prosedur tindak lanjut yang telah disiapkan agar perlakuan di luar pesan awal tetap sebanding. Pertemuannya nyata, bukan permintaan palsu. Siapa yang akhirnya menerima pertemuan dicatat dan dikategorikan oleh pembaca data yang tidak mengetahui kelompok perlakuan kantor tersebut.

Pintu yang terbuka ternyata memiliki tingkatan

Akses senior berarti pertemuan dengan anggota Kongres, kepala staf, direktur legislatif, atau wakil kepala staf. Istilah senior menunjuk kedudukan di kantor.

Ketika status penyumbang tidak disebutkan, 5,5 persen kantor memberikan akses kepada jajaran senior tersebut. Ketika status itu disebutkan, angkanya menjadi 18,8 persen. Peluang yang tercatat menjadi sekitar 3,4 kali sebesar kelompok pembanding.

02 · Hasil eksperimen

Siapa yang bersedia menerima?

Pilih tingkat akses. Persentase memakai semua kantor dalam masing-masing kelompok sebagai pembagi.

Angka penelitian · Tabel 1

Status tidak disebut · berhasil pada ukuran yang dipilihStatus disebut · berhasil pada ukuran yang dipilihTidak mencapai ukuran itu
Cara membaca kotak dan kekuatan bukti

Satu kotak mewakili satu kantor. Kotak disusun untuk keterbacaan, bukan berdasarkan lokasi atau identitas. Jumlah berhasil direkonstruksi dari persentase tabel dan ukuran kelompok, bukan dari arsip data individual.

Jangan membandingkan jumlah kotak berwarna tanpa memperhatikan pembaginya. Kelompok berisi 127 dan 64 kantor; persentase memberi perbandingan yang sepadan.

P kecil menunjukkan bahwa hasil tersebut sulit dijelaskan oleh pengacakan semata di bawah anggapan tidak ada efek pengungkapan pada kantor mana pun. P bukan peluang hipotesis benar, dan bukan peluang keberhasilan satu permintaan.

Tabel 1, halaman manuskrip 43; pembahasan hasil, halaman 24–28. Persentase tabel dibulatkan satu desimal. Untuk akses senior, 7 dari 127 dan 12 dari 64 adalah hitungan bulat yang sesuai dengan tabel.

Jadi, perubahan akses disebabkan oleh pengungkapan status penyumbang dalam pesan eksperimen. Hasil ini tidak mengukur akibat menyerahkan uang dalam jumlah tertentu kepada anggota Kongres yang dihubungi.

Mendapat pertemuan belum menjelaskan seluruh cerita

Kalau semua pertemuan dihitung tanpa melihat penerimanya, perbedaannya lebih kecil. Sebanyak 43,3 persen kantor mengadakan suatu pertemuan ketika status penyumbang tidak disebutkan, dibandingkan 48,4 persen ketika status itu disebutkan. Jadi, temuan utamanya lebih jelas pada akses ke tingkat senior daripada pada sekadar apakah ada pertemuan.

03 · Jelajahi tingkatan

Pertemuan yang sama, penerima yang berbeda

Lihat distribusi jabatan penerima atau peluang mencapai suatu tingkatan dan semua jabatan yang lebih senior.

Angka penelitian · Tabel 1
Status tidak disebutStatus disebut
0%25%50%75%100%

Klik nama jabatan untuk penjelasan tingkat aksesnya. Semua batang menggunakan skala 0–100 persen.

Buka angka seluruh jabatan
Persentase kantor menurut jabatan penerima · baris terpisah, bukan kumulatif
PenerimaStatus tidak disebutStatus disebut
Anggota Kongres2,4%7,8%
Kepala staf0,0%4,7%
Direktur legislatif / wakil kepala staf3,1%6,2%
Asisten legislatif / direktur kantor dapil25,2%18,8%
Staf kantor dapil lainnya12,6%10,9%
Tidak ada pertemuan56,7%51,6%
Tabel 1, halaman manuskrip 43. Pada mode kumulatif, satu pertemuan senior masuk ke beberapa ambang akses; persentase antarbaris tidak boleh dijumlahkan. Baris tanpa pertemuan hanya ditampilkan pada mode jabatan penerima.

Pelayanan warga tetap penting. Namun, untuk membicarakan rancangan kebijakan, tingkat kewenangan penerima pertemuan ikut menentukan kesempatan yang tersedia.

Sebagian besar kantor tetap tidak mengadakan pertemuan. Angka itu juga mengikuti prosedur organisasi yang berhenti mengejar setelah dua email permintaan; status penyumbang tidak menjamin pintu terbuka.

Tiga cara membaca perubahan yang sama

Kenaikan 5,5 menjadi 18,8 persen berarti tambahan 13,3 poin persentase, sekitar 3,4 kali tingkat awal, atau kenaikan relatif sekitar 242 persen. Ketiganya menggambarkan perubahan yang sama dengan cara membandingkan berbeda.

Menyebut angka awal dan akhir membantu pembaca menilai besarnya perubahan. Akses senior memang meningkat nyata dari titik awal rendah, tetapi tetap diperoleh oleh kurang dari seperlima kantor pada kelompok pengungkapan status.

04 · Kalkulator penjelas

Berapa besar perbedaannya?

Terapkan dua persentase penelitian pada jumlah permintaan hipotetis yang sama. Lihat selisih absolut, rasio, dan kenaikan relatif sekaligus.

Ilustrasi aritmetis · Bukan ramalan
Status tidak disebut
Status disebut
Mengapa hasilnya bisa berupa pecahan?

Hasil adalah nilai rata-rata ilustratif, bukan jumlah kantor yang benar-benar diamati. Jumlah permintaan dikalikan persentase tercetak, lalu dibagi 100. Nilai 5,5 berarti rata-rata matematis; dalam satu kejadian nyata, jumlah kantor tetap bilangan bulat.

Selisih poin persentase = persen status disebut − persen status tidak disebut. Rasio = persen status disebut ÷ persen status tidak disebut. Kenaikan relatif = (rasio − 1) × 100%. Selisih dan rasio tetap sama ketika penggeser jumlah permintaan berubah.

Persentase dasar berasal dari Tabel 1, halaman manuskrip 43. Kalkulator tidak menambah sampel penelitian, menghitung ketidakpastian, atau memprediksi akses ke DPR. Hasil mengikuti pembulatan satu desimal pada tabel.

Uji pengacakan menghasilkan nilai p 0,005 untuk akses ke direktur legislatif atau lebih tinggi, dan 0,07 untuk anggota Kongres saja. Bukti lebih kuat terdapat pada ukuran pertama. Nilai p bukan peluang memperoleh pertemuan atau peluang bahwa kesimpulan peneliti benar.

Akses adalah kesempatan, belum keputusan kebijakan

Pertemuan memberi kesempatan menjelaskan masalah dan meminta perhatian. Namun, kesempatan didengar belum menunjukkan apakah pejabat setuju atau mengubah keputusan.

Eksperimen mengukur penerima pertemuan, bukan pembelian undang-undang. Rancangan yang dibahas tidak sampai dipungut suara selama studi, dan terlalu sedikit anggota yang menjadi pengusul tambahan untuk menilai pengaruh kebijakannya dengan kuat.

05 · Peta batas kesimpulan

Sampai mana bukti ini membawa kita?

Pilih satu tahap. Dua tahap pertama diperiksa dalam eksperimen; tahap setelah pertemuan memerlukan bukti tambahan.

Bedakan akses dan hasil kebijakan

Pertemuan memberi kesempatan menyampaikan kepentingan. Kesempatan itu dapat penting bagi keterwakilan, tetapi belum menunjukkan bagaimana keputusan akhir dibuat.

Pemetaan penjelas dibuat dari rancangan, pengukuran, catatan kaki 11, serta pembahasan paper. Urutan ini menjelaskan pertanyaan yang berbeda, bukan membuktikan bahwa setiap pertemuan akan melewati semua tahap.

Temuan yang teruji berada pada satu tahap: informasi status penyumbang membantu organisasi mendapat akses ke jajaran lebih senior.

Tahap itu sudah penting bagi keterwakilan. Perbedaan kesempatan membawa masalah dapat terjadi sebelum keputusan akhir. Apakah akses tersebut mengubah hasil kebijakan masih perlu diteliti.

Apa yang dibaca politisi dari status penyumbang

Status penyumbang mungkin dibaca sebagai potensi dana mendatang, tanda keaktifan politik, atau isyarat bahwa peserta membawa informasi yang berguna.

Penelitian menunjukkan perubahan akses akibat pesan, tetapi tidak menetapkan motif setiap penerima. Beberapa penjelasan itu masih mungkin bekerja.

Sampelnya terbatas pada satu organisasi, satu isu, dan anggota satu partai. Kantor, organisasi, atau kelompok penyumbang lain dapat menghadapi keadaan berbeda.

Pertanyaan yang dekat dengan pembaca Indonesia

Di Indonesia, pemeriksaan dana kampanye juga dapat dilanjutkan sesudah pemilu. Saat kebijakan dibahas, siapa yang mendapat waktu dan siapa yang kesulitan menyampaikan masalahnya?

Angka 3,4 kali tidak menetapkan besarnya ketimpangan di DPR atau pemerintah daerah. Struktur kantor dan cara menerima aspirasi perlu diperiksa dengan data Indonesia.

Catatan pertemuan dapat menunjukkan kelompok yang hadir, pejabat yang menerima, dan kesempatan warga terdampak. Kedekatan pandangan, jaringan organisasi, serta kepentingan wilayah tetap perlu diperhitungkan sebelum menjelaskan penyebab perbedaannya.

Membuka kriteria dan catatan penerimaan aspirasi dapat membantu pemeriksaan publik. Ini saran berdasarkan persoalan keterwakilan, bukan kebijakan yang keberhasilannya diuji dalam eksperimen. Isi pertemuan dan tindak lanjut masukan juga perlu diketahui.

Kesempatan politik berlanjut sesudah warga memilih. Mengetahui siapa yang mudah didengar membantu kita menilai apakah masalah berbagai kelompok memperoleh tempat ketika kebijakan disusun.

Rujukan dan catatan angka

  1. Kalla, J. L., & Broockman, D. E. (2016). Campaign contributions facilitate access to congressional officials: A randomized field experiment. American Journal of Political Science, 60(3), 545–558. DOI 10.1111/ajps.12180.

  2. Laman penelitian dan manuskrip penulis di repositori UC Berkeley

    . Eksperimen dilaksanakan pada 2013; tahun 2016 merujuk pada edisi jurnal. Sampel mencakup kantor anggota US House of Representatives dari satu partai, satu isu, dan satu organisasi. Hasil tidak dapat dipindahkan menjadi estimasi untuk Indonesia.

  3. naskah sumber memuat metadata artikel jurnal 2016 dan manuskrip penulis bernomor 1–45. Lokator halaman pada situs mengikuti nomor manuskrip itu, bukan halaman jurnal. Rancangan dan pelaksanaan dibahas pada halaman 13–22, pengukuran dan hasil pada 23–28, batas serta kemungkinan mekanisme pada 30–34, dan Tabel 1 pada 43.

  4. Artikel ini membaca naskah sumber. Persentase disalin dari tabel sumber, bukan dihitung ulang dari arsip data individual. Penghitungan pada visual dilakukan di perangkat pembaca. Pilihan dan isian tidak dikirim sebagai hasil penelitian.

Catatan pembacaan data
Catatan pembulatan dan pemeriksaan sumber

Grafik, selisih, rasio, dan kalkulator memakai persentase tercetak yang dibulatkan satu desimal. Jumlah kantor pada kisi direkonstruksi sebagai bilangan bulat yang cocok dengan ukuran kelompok 127 dan 64 serta persentase tabel. Ini bukan pembacaan arsip replikasi individual; identitas dan susunan kantor tidak diketahui. Perhitungan berbasis hitungan bulat bisa sedikit berbeda karena pembulatan.

Paragraf Results halaman manuskrip 25 menyebut 56,7% dan 51,6% seolah-olah mengadakan pertemuan. Tabel 1 secara eksplisit menempatkannya pada No Meeting. Situs mengikuti Tabel 1, sehingga persentase ada pertemuan adalah 43,3% dan 48,4%.

Persentase dan p berasal dari Tabel 1, halaman manuskrip 43. P adalah pengujian pengacakan untuk akses pada tingkatan terkait atau yang lebih senior. P tidak digunakan sebagai peluang keberhasilan atau peluang hipotesis benar. Tidak ada interval ketidakpastian yang direka atau dihitung tanpa rancangan pengacakan individual.

Komentar

Ikuti tulisan berikutnya

Dapatkan kabar artikel baru melalui email jika Anda memilih berlangganan.

Pilih langganan email

Komentar

Diskusikan tulisan ini. Komentar pembaca ditampilkan setelah disetujui penulis.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Bagikan artikel

Setelah Kampanye Selesai, Sumbangan Membuka Pintu

WhatsAppFacebookXTelegramLinkedIn

Tampilan bacaan

Sesuaikan lebar tulisan dan kolom samping.

Cari

Cari artikel berdasarkan topik, kategori, atau kata kunci.